Goukaku KaigoKembali ke latihan interaktif

Soal 118 · Soal terpadu

Latihan Kaigo Fukushishi, Ujian ke-34, 総合問題, Part C

次(つぎ)の事例(じれい)を読(よ)んで、問題(もんだい)117から問題(もんだい)119までについて答(こた)えなさい。 [事例(じれい)] Dさん(70歳(さい),男性(だんせい))は,19歳(さい)のときに統合失調症(とうごうしっちょうしょう)(schizophrenia)を発症(はっしょう)し,入退院(にゅうたいいん)を繰(く)り返(かえ)しながら両親(りょうしん)と一緒(いっしょ)に生活(せいかつ)してきた。両親(りょうしん)が亡(な)くなったことをきっかけとして不安(ふあん)に襲(おそ)われ,妄想(もうそう)や幻聴(げんちょう)の症状(しょうじょう)が強(つよ)く現(あらわ)れるようになった。そのため,兄(あに)に付(つ)き添(そ)われて精神科病院(せいしんかびょういん)を受診(じゅしん)し,医療保護入院(いりょうほごにゅういん)となった。 現在(げんざい)は,入院(にゅういん)から3年(ねん)が経過(けいか)し,陽性症状(ようせいしょうじょう)はほとんどなく,病棟(びょうとう)で日中(にっちゅう)はレクリエーションに参加(さんか)するなど落(お)ち着(つ)いて生活(せいかつ)している。 1年前(ねんまえ)からDさんの退院(たいいん)について検討(けんとう)が行(おこな)われてきた。Dさんは退院後(たいいんご)の生活(せいかつ)に対(たい)する不安(ふあん)があり,「帰(かえ)る家(いえ)がない」,「顔見知(かおみし)りの患者(かんじゃ)や職員(しょくいん)がいるのでここを離(はな)れたくない」と退院(たいいん)には消極的(しょうきょくてき)であった。しかし,Dさんと仲(なか)のよい患者(かんじゃ)が,退院(たいいん)し施設(しせつ)入所(にゅうしょ)したことをきっかけに退院(たいいん)を考(かんが)えるようになった。 Dさんは,整容(せいよう),入浴(にゅうよく),排泄(はいせつ),食事(しょくじ),移動(いどう)は見守(みまも)りがあればできる。また,介護福祉職(かいごふくししょく)の助言(じょげん)を受(う)ければ,日用品(にちようひん)などを買(か)うことはできる。経済(けいざい)状況(じょうきょう)は,障害(しょうがい)基礎(きそ)年金(ねんきん)2 級(きゅう)と生活(せいかつ)保護(ほご)を受給(じゅきゅう)している。要介護認定(ようかいごにんてい)を受(う)けたところ,要介護(ようかいご)1と認定(にんてい)された。 Dさんの退院先(たいいんさき)の候補(こうほ)になる施設(しせつ)として,最(もっと)も適切(てきせつ)なものを1つ選(えら)びなさい。

Terjemahan Indonesia: Bacalah kasus berikut dan jawab pertanyaan 117 sampai 119. [Kasus] Bapak D (70 tahun, laki-laki) mengalami skizofrenia pada usia 19 tahun, dan tinggal bersama orang tuanya sambil berulang kali dirawat inap dan keluar rumah sakit. Dipicu oleh kematian orang tuanya, ia dilanda kecemasan, dan gejala delusi serta halusinasi pendengaran muncul kuat. Karena itu, didampingi kakak laki-lakinya, ia memeriksakan diri ke rumah sakit jiwa dan menjalani rawat inap perlindungan medis (bentuk rawat inap tanpa persetujuan penuh). Saat ini, tiga tahun telah berlalu sejak rawat inap, gejala positif hampir tidak ada, dan ia menjalani kehidupan yang tenang di bangsal, mengikuti kegiatan rekreasi pada siang hari. Selama setahun terakhir, perencanaan pemulangan untuk Bapak D telah dibahas. Bapak D merasa cemas tentang kehidupan setelah pulang dan enggan, dengan berkata, "Saya tidak punya rumah untuk kembali" dan "Saya tidak ingin meninggalkan tempat ini karena ada pasien dan staf yang saya kenal." Namun, setelah seorang pasien yang dekat dengannya keluar dan masuk ke fasilitas, ia mulai mempertimbangkan untuk pulang. Bapak D dapat melakukan perawatan diri, mandi, buang air, makan, dan berpindah tempat dengan pengawasan. Selain itu, dengan saran dari pekerja perawatan, ia dapat membeli kebutuhan sehari-hari. Secara finansial, ia menerima pensiun disabilitas dasar kategori 2 dan bantuan sosial. Setelah dinilai tingkat kebutuhan perawatannya, ia ditetapkan sebagai memerlukan tingkat perawatan jangka panjang 1. Di antara berikut ini, pilih SATU fasilitas yang paling tepat sebagai kandidat tempat tujuan pemulangan Bapak D.

English translation: Read the following case and answer questions 117 through 119. [Case] Mr. D (70 years old, male) developed schizophrenia at age 19, and lived with his parents while repeatedly being hospitalized and discharged. Triggered by his parents' deaths, he was struck by anxiety, and delusions and auditory hallucinations appeared strongly. Because of this, accompanied by his older brother, he saw a psychiatric hospital and was admitted under medical protection hospitalization (a form of involuntary admission). Currently, three years have passed since admission, positive symptoms are almost gone, and he lives a settled life on the ward, participating in recreational activities during the day. For the past year, discharge planning for Mr. D has been under discussion. Mr. D had anxiety about life after discharge and was reluctant, saying "I have no home to return to" and "I don't want to leave here since there are patients and staff I know." However, after a patient he was close with was discharged and admitted to a facility, he began to consider discharge. Mr. D can manage grooming, bathing, toileting, eating, and moving with supervision. Also, with advice from a care worker, he can buy daily necessities. Financially, he receives Category 2 basic disability pension and public assistance. When his care-need level was assessed, he was certified as requiring long-term care level 1. Among the following, select the ONE most appropriate facility as a candidate discharge destination for Mr. D.

Pilihan jawaban dan terjemahan

  1. Pilihan 1 · Jawaban benar

    日本語: 養護老人(ようごろうじん)ホーム

    Indonesia: Panti lansia yougo (yougo roujin home)

    English: Nursing home for the elderly (yougo roujin home)

  2. Pilihan 2

    日本語: 老人福祉(ろうじんふくし)センター

    Indonesia: Pusat kesejahteraan lansia

    English: Elderly welfare center

  3. Pilihan 3

    日本語: 更生施設(こうせいしせつ)

    Indonesia: Fasilitas rehabilitasi (kousei shisetsu)

    English: Rehabilitation (rehabilitation-type welfare) facility

  4. Pilihan 4

    日本語: 地域(ちいき)生活(せいかつ)定着(ていちゃく)支援(しえん)センター

    Indonesia: Pusat dukungan pemukiman daerah

    English: Regional settlement support center

  5. Pilihan 5

    日本語: 介護老人福祉施設(かいごほけんふくししせつ)

    Indonesia: Panti perawatan lansia (kaigo roujin fukushi shisetsu)

    English: Long-term care welfare facility for the elderly

Jawaban dan pembahasan

Jawaban benar: Panti lansia yougo (yougo roujin home)

Panti lansia yōgo sesuai bagi lansia yang sulit tinggal di rumah karena keadaan lingkungan dan ekonomi. Tingkat kebutuhan kaigo bukan satu-satunya penentu.

English explanation: This welfare home fits an older person unable to live at home because of environmental and financial circumstances. Care level alone is not the deciding factor.

Cara memakai halaman ini

Baca pertanyaan bahasa Jepang, bandingkan terjemahan, lalu coba tentukan jawaban sebelum membuka pembahasan. Perhatikan istilah yang muncul pada tiap pilihan; pembahasan menjelaskan konsep yang diuji dan alasan jawaban yang benar.

Soal bersumber dari ujian nasional Kaigo Fukushishi yang diterbitkan oleh Social Welfare Promotion and National Examination Center. Goukaku Kaigo adalah situs belajar independen dan tidak berafiliasi dengan lembaga tersebut.