問Goukaku Kaigo

Memahami Demensia: Jenis, Gejala, dan Pendekatan Perawatan

Pemahaman demensia(認知症の理解)· Materi

認知症の理解とケア · Diperbarui 26 Oktober 2026

認知症 bukan bagian normal dari penuaan, melainkan kumpulan gejala akibat penyakit atau kerusakan pada otak yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Soal bidang 認知症の理解 sering meminta kita membedakan jenis demensia dari potongan kasus, jadi artikel ini menekankan ciri khas masing-masing jenis dan cara menyikapinya dalam perawatan.

Daftar isi

Gejala inti dan BPSD

Gejala dibagi dua. Gejala inti (中核症状) muncul langsung dari kerusakan otak: gangguan ingatan (記憶障害) terutama ingatan jangka pendek, gangguan orientasi (見当識障害) terhadap waktu, tempat, dan orang, menurunnya pemahaman dan penilaian, serta gangguan fungsi eksekutif (実行機能障害) seperti tidak bisa merencanakan urutan memasak. Pada beberapa kasus muncul pula gangguan bahasa (失語), 失行, dan 失認.

Gejala perilaku dan psikologis (BPSD, 行動・心理症状) muncul sebagai reaksi terhadap gejala inti dan lingkungan: kecemasan, berkeliaran (徘徊), agitasi, delusi merasa barangnya dicuri (もの盗られ妄想), dan gangguan tidur. BPSD sangat dipengaruhi kondisi fisik (nyeri, sembelit, dehidrasi), lingkungan, dan cara petugas berkomunikasi — karena itu BPSD lebih bisa dikurangi dengan pendekatan yang tepat daripada gejala inti.

Empat jenis demensia utama

アルツハイマー型 adalah yang terbanyak. Mulai perlahan dengan lupa hal yang baru terjadi (近時記憶障害), berkembang bertahap dan terus-menerus. 血管性 disebabkan gangguan pembuluh darah otak seperti infark; perkembangannya bertahap seperti tangga (階段状) setiap kali serangan berulang, dan kemampuan yang hilang tidak merata (まだら認知症) — ada fungsi yang rusak, ada yang masih baik, disertai gejala neurologis sesuai lokasi kerusakan.

レビー小体型 ditandai halusinasi penglihatan yang jelas (幻視), gejala seperti Parkinson (パーキンソン症状), dan fluktuasi kesadaran serta daya pikir dalam sehari. 前頭側頭型 muncul relatif lebih muda; perubahan kepribadian dan perilaku lebih dulu daripada lupa — misalnya kehilangan kendali diri (脱抑制) dan perilaku berulang yang sama.

Prinsip perawatan: berpusat pada orang

パーソン・センタード・ケア (person-centered care) yang dikemukakan Tom Kitwood memandang penyandang demensia sebagai pribadi utuh dengan riwayat hidup, kebiasaan, dan perasaannya sendiri — bukan sekadar kumpulan gejala. Petugas berusaha melihat dunia dari sudut pandang orang tersebut.

Dalam praktik: jangan menyangkal atau mengoreksi delusinya secara frontal, terima dulu perasaannya; jaga rutinitas dan lingkungan yang familiar agar tidak bingung; manfaatkan kemampuan yang masih ada dan ingatan lama yang relatif bertahan (misalnya lewat 回想法, terapi mengenang masa lalu); dan sampaikan satu hal dalam satu waktu dengan kalimat pendek. Bila muncul BPSD, cari dulu penyebab fisik dan lingkungan sebelum menganggapnya "gejala yang harus ditekan".

Istilah penting

認知症demensia
中核症状gejala inti (akibat langsung kerusakan otak)
行動・心理症状(BPSD)gejala perilaku dan psikologis
見当識障害gangguan orientasi (waktu, tempat, orang)
もの盗られ妄想delusi merasa barang dicuri
パーソン・センタード・ケアperawatan berpusat pada orang
回想法terapi reminisensi (mengenang masa lalu)

Yang sering keluar di ujian

Latihan soal bidang ini

Lihat daftar soal Ujian ke-38 · Semua materi

Materi belajar independen; untuk persiapan Ujian Nasional Kaigo Fukushishi (介護福祉士国家試験). Istilah dan ketentuan resmi dapat berubah — selalu cocokkan dengan sumber resmi terbaru.